Minggu, 01 April 2012

Senyum Ceria

Kemiskinan mendominasi penduduk Ibukota,
di kolong jembatan, di tempat yang sama sekali tak menjamin rasa nyaman,
mereka tinggal untuk mempertahankan hidup...

kemewahan di sekelilingnya tak mampu berkontribusi terhadap deritanya,
karena sejatinya kemewahan itu hanyalah milik para pejabat negara,
tanpa ada yang peduli dengan sesamanya yang miskin lagi papa...

Ironis,
menyedihkan,
memilukan,
memalukan,
yang kaya makin berjaya,
yang miskin makin tertindas...
habis tak berbekas...

Ria masih terpekur dalam sunyi. Tak mengerti apa yang hendak ia perbuat. Kondisinya sebagai bocah yatim piatu tanpa sanak keluarga dan saudarda membuat ia harus berhadapan dengan kemelut hidup yang menyakitkan di usia yang masih sangat dini. Ria, seorang gadis belia berusia sebelas tahun. Anak seusianya sepantasnya tengah belajar di sekolah atau bermain bersama teman sebayanya. Namun tak begitu yang terjadi dengan Ria. Ria harus bekerja keras demi sesuap nasi untuk mempertahankan hidupnya.
“Ya Allah, aku bosan hidup seperti ini terus. Di mana orang tuaku ya Allah? Mengapa ia begitu tega membuangku di tempat sampah? Bang Jodi yang telah merawatku sejak kecil kini telah Engkau panggil. Lantas siapa lagi yang hendak aku turut ya Allah?” Dalam gulitanya pekat malam Ria menahan lara yang menyelubungi hatinya. Buliran bening air mata mulai lancang menggelinding di pipinya yang legam. Malam semakin meninggi, bertambah kelam. Aroma dingin yang menggigilkan tubuh tak lagi dihiraukan oleh Ria yang tengah terdiam di emperan toko. Duduk termangu meratapi nasib hidupnya.
Ya, orang-orang yang tak mempunyai tempat tinggal seperti dirinya bukan lagi merupakan pemandangan asing di kota metropolitan. Jika tidak di kolong jembatan, sudah barang pasti orang-orang yang senasib dengannya akan tinggal di emperan toko kala malam dan berkeliaran mencari penghidupan di siang hari. Entah itu penghidupan dari mengamen atau menjadi pemulung yang hasilnya tak seberapa. Apalagi untuk biaya hidup di ibukota yang semua orang tahu teramat mahal.
Ria sempat mengenyam pendidikan di Bangku Sekolah Dasar hingga kelas empat, sebelum akhirnya Bang Jodi, orang yang menanggung biaya hidupnya meninggal dalam perkelahian karena sesuatu hal. Dan semenjak kepergian Bang Jodi, Ria tidak lagi sanggup melanjutkan sekolahnya. Jika dulu untuk makan dan biaya sekolah ditanggung oleh Abang angkatnya yang berprofesi sebagai kuli panggul di pasar Senen, sebuah pasar yang cukup besar di Jakarta Selatan, pasar di mana ia biasa tinggal, sekarang ia harus menanggung hidup seorang diri. Andai saja rumah yang dulu ia tempati bersama Bang Jodi masih ada, tentunya Ria tidak mungkin akan terlunta-lunta hidup di jalanan. Meski bukan rumah gedongan layaknya para konglomerat atau pejabat, tapi setidaknya ia masih punya tempat berteduh yang membuatnya aman.
Masih teringat jelas dalam ingatannya ketika Ria mendapati bang Jodi dipukuli orang saat ia baru saja pulang dari sekolah. Bang Jodi yang juga hidup tanpa siapa-siapa kecuali Ria kini lemas tak berdaya di depan mata kepala Ria.
“Bang Jodi....!!” Ria terpekik seraya menghampiri Bang Jodi.
“Hey! Siapa kalian? Hentikan semua ini. Apa salah Abangku sehingga kalian memukulinya?” Ria terus terisak sambil mengoyak baju salah seorang dari tiga orang berperawakan tinggi besar yang tengah menghujamkan tinju ke muka Bang Jodi. Namun yang terjadi, Ria dengan badan kurusnya justru terlempar dengan hanya sekali hentakan.
“Kamu anak kecil tahu apa? Abangmu ini sudah mengingkari janjinya sehingga dia pantas mendapatkan pelajaran!!” Salah seorang dari ketiganya menghardik dengan suara menggelegar bak halilintar.
“Tapi apa salah Abangku? Kalian tak seharusnya menganiaya Bang Jodi seperti ini. Kalian bisa menyelesaikannya secara baik-baik tanpa harus membuatnya terluka.” Dengan bersimbah air mata Ria mencoba menghiba pada ketiga algojo itu.
“Hahahaha... Kau ini bocah ingusan yang tidak tahu apa-apa. Jadi mending kamu pergi saja sana, mengemis di jalanan untuk mencari duit!!” Semua preman berwajah sangar itu tertawa membahana. Sementara Ria sendiri semakin teriris hatinya menyaksikan Abangnya yang sudah sangat memprihatinkan. Sejenak setelah tiga orang algojo itu pergi meninggalkan Ria dan Bang Jodi di depan rumahnya, Ria langsung menghampiri Bang Jodi. Yang membuat hati Ria semakin teriris adalah rumah tempat tinggalnya hangus dilahap api yang berkobar mengudara. Betapa tidak manusiawinya tiga orang tersebut membumihanguskan rumah mereka satu-satunya.
“Bang, bangun Bang.” Ria terisak sambil memeluk tubuh yang telah melunglai.
“Ria, Abang... Abang... Abang sudah tidak kuat lagi sayang...” Suara parau Bang Jodi nyaris tak terdengar.
“Bang Jodi nggak boleh ngomong seperti itu! Bang Jodi harus kuat. Abang nggak boleh ninggalin Ria sendirian. Kalau Abang pergi, Ria mau tinggal sama siapa Bang?” Isak tangisnya semakin nyata terdengar.
“Itu nggak mungkin Ria. Abang harus pergi. Maafkan Abang yang sudah tidak bisa lagi menjaga dan melindungimu. Jadilah kamu anak yang tegar dan tahan terhadap segala macam goncangan. Abang yakin kamu pasti mampu. Jadilah mutiara Abang yang terus berkilau menyinari dunia. Tetaplah ceria seperti namamu, Ceria.”
“Bangun Bang! Bangun!” Ria mengguncang-guncang tubuh Bang Jodi yang bersimbah darah di bagian mukanya. Namun usahanya sia-sia, karena ternyata Abang yang sangat dicintainya telah menghembuskan nafas terakhir, meninggalkan dirinya seorang untuk selama-lamanya.
“Abaaaaaaaaang...!!” Pekik Ria masih dalam kesendirian tanpa ada tetangga atau orang yang mempedulikannya.
Setelah kejadian itu Ria benar-benar mengalami beban mental yang teramat berat. Hari-harinya ia jalani hanya dengan linangan air mata. Tak seorang pun di dunia ini yang bisa ia jadikan tempat berpijak dan mengadu luka. Sampai saat ini, Ria benar-benar belum mengerti apa yang sebenarnya terjadi dengan Bang Jodi, sehingga tiga orang biadab itu tega memukulinya hingga tak bernyawa.
“Kebakaran.. Kebakaran... Kebakaran...” Ria tersentak mendengar gelegar membahana di tengah pekatnya malam. Seketika ia terbangun dari lamunan masa silamnya. Orang-orang mulai berlarian meninggalkan lokasi. Sementara Ria masih bingung apa yang harus ia perbuat. Ria limbung tanpa beranjak dari tempatnya berdiam. Si jago merah membumbung tinggi, menghanguskan tempat biasa ia tinggal selama dua tahun terakhir. Spontan setelah lokasi mulai lengang, Ria baru sadar bahwa kebakaran besar telah terjadi. Langsung saja Ria berniat menjejakkan langkahnya dari tempat tersebut. Namun tiba-tiba, kepalanya terasa teramat pening saat ia baru saja menyempurnakan berdirinya. Dan tiba-tiba, dunia terasa gelap. Ria tak sadarkan diri.
**************

“Di mana aku ini?” Perlahan Ria membuka kelopak matanya yang semula erat terpejam.
“Kamu di tempat yang aman nak. Semalam suami Ibu menemukanmu di depan onggokan bangunan yang telah hangus terbakar ketika pulang dari ronda.” Seorang wanita mengenakan kebaya muslimah yang duduk tepat di samping tempatnya berbaring menyahut dengan segurat senyuman di wajah. 
“Ibu siapa?” Nyata sekali terlukis kebingungan pada diri Ria ketika menatap wajah wanita itu.
“Panggil saja Bu Nurma nak. Kalau namamu siapa nak? Apa kamu masih mempunyai keluarga?” Tanyanya penuh kelembutan.
“Aku Ceria Bu, panggilannya Ria...” Dengan segera Ria menjawab pertanyaan wanita itu tanpa merasa canggung lagi.
“Aku sudah nggak punya siapa-siapa Bu. Abang angkatku telah pergi dua tahun yang lalu. Sedangkan orang tuaku aku tak pernah tahu keberadaan mereka. Bahkan hanya sekedar menatap sebingkai wujudnya dalam gambar pun tak pernah. Konon, kata Bang Jodi, dulu waktu aku masih bayi aku ditemukannya di tong sampah sekitar pasar Senen. Beliau adalah orang satu-satunya yang aku punya sebelum maut menjemputnya.” Ucapannya terhenti. Selaksa sekat terasa menyumbat kerongkongannya sehingga terpaksa ia harus menghentikan ucapannya. Butiran bening kembali mengalir deras membasahi matanya yang sudah sembab akibat tangisnya semalam.
“Ya sudah nak, jangan dilanjutkan lagi. Maafkan Ibu telah membuatmu sedih.” Bu Nurma mengusap rambut Ria dengan sentuhan lembutnya seraya mendekap erat tubuh Ria yang dekil dan tak terurus. Untuk pertama kalinya Ria merasakan belaian lembut seorang wanita. Dan akibatnya, angannya melambung mengkhayalkan seandainya wanita yang mendekapnya adalah Ibu kandungnya. Ah, namun semua itu terlalu mustahil menurutnya. Ibu kandungnya yang entah berada di mana pastinya tengah asyik menyelami kehidupannya yang tak pernah diketahui oleh Ria. Atau mungkin Ibu kandungnya telah lama mati karena kwalat atau juga menjadi gembel di jalanan. Entahlah. Ria tak pernah menemukan jawaban atas pertanyaan yang menggejolak dalam rongga kepalanya.
“Nggak papa Bu Nurma. Ria cuma nggak sanggup mengingat semua itu. Bolehkah aku sejenak merasakan pelukan Ibu kembali? Aku ingin merasakan dekap hangat seorang Ibu, meski Bu Nurma bukanlah Ibu kandung Ria. Tapi setidaknya pelukan Ibu sedikit menjadi penawar rinduku pada sosok seorang Ibu yang selama ini Ria harapkan.” Dengan lugunya Ria menghiba.
“Tentu saja boleh nak. Bahkan kamu boleh saja menganggap Ibu ini sebagai Ibu kandungmu, dan kamu juga boleh tinggal di sini sesuka kamu.” Sahut wanita bernama Bu Nurma sambil menarik kembali tubuh kurus Ria yang tadi sempat dilepaskan. Sementara Ria membenamkan kepalanya di dada wanita itu. Singkat cerita, Ria menjadi bagian dari keluarga Bu Nurma yang begitu menyayanginya. Wajar saja Bu Nurma teramat menyayangi sosok Ria yang cantik dan pintar. Apalagi selama ini Bu Nurma harus ikhlas menjalani perannya sebagai seorang istri yang tidak mampu memberikan keturunan untuk suaminya. Beruntung meski demikian, suaminya tersebut sangatlah bijak, sehingga selama dua puluh tahun membina rumah tangga tanpa kehadiran buah hati, mereka tetaplah keluarga yang harmonis dan hampir tak pernah terjadi pertengkaran. 
“Ria sayang, ke sini sebentar kamu nak! Ayah mau bicara.” Pak Lukman, suami Bu Nurma yang tengah duduk di teras rumah bersama istrinya memanggil Ria yang tengah asyik memberi makan ikan-ikan di kolam samping rumah.
“Iya Ayah, sebentar.” Ria menyahut seraya beranjak dari duduknya.
“Lusa kamu sekolah ya? Nanti semuanya biar Ayah yang atur!” Hatinya melonjak gembira mendengar penuturan Ayah angkatnya. Tidak lama kemudian Ria kembali bersekolah atas bantuan Pak Lukman. Hari-hari bersama orang tua angkatnya dilalui dengan penuh suka cita. Semua kesedihan yang menimpa selepas kepergian Bang Jodi kini terbayar oleh kasih sayang tulus yang dicurahkan oleh Bu Nurma dan Pak Lukman.
Namun nasib manusia siapa yang tahu. Cobaan ternyata masih belum berakhir sampai di situ. Baru sekitar dua bulan Ria masuk SMP setelah sebelumnya menamatkan Sekolah Dasar, kedua orang tua angkatnya harus meregang nyawa karena mengalami kecelakaan kereta dalam perjalaan menuju sanak keluarganya di Surabaya. Kala itu Ria juga turut serta. Beruntung Ria masih sanggup bertahan hidup. Sedangkan Bu Nurma dan Pak Lukman harus meninggalkan dunia fana karena kehabisan banyak darah akibat dari kecelakaan tersebut, sebelum keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit.
Berhari hingga berminggu lamanya Ria kembali meratapi kesedihannya. Betapa orang yang selama ini telah banyak berjasa harus pergi secepat itu. Namun akhirnya ia sadar. Hidup adalah teka-teki yang hanya diketahui oleh Allah. Tak sepantasnya jika ia harus terus meratap dalam luka. Ia sadar bahwasanya manusia hidup itu ibarat hanya mampir sementara. Sedangkan tempat kembalinya adalah di hadapan Allah Azza Wa Jalla. Dengan tekad bulat, Ria memutuskan untuk melanjutkan hidup dengan penuh senyum keceriaan, seperti nama yang diberikan oleh Bang Jodi, CERIA.
Kesedihan dan kehampaan bukan lagi menjadi pilihan yang harus ia jalani. Sekarang Ria yang dulu cengeng telah menjelma menjadi sosok yang tegar dan berani dalam menjalani hidup. Bahkan dengan beasiswa, kini Ria telah tercatat sebagai salah satu mahasiswa di sebuah universitas negeri di Semarang, kota yang ia pilih untuk melabuhkan hidupnya setelah ia memutuskan untuk membunuh sebuah nama bernama sedih dan luka yang selama ini menguasai hatinya. Sekarang Ria adalah sosok dengan sejuta talenta tanpa hambatan keterbatasan. Puluhan hingga ribuan cobaan hidup yang menghampirinya telah mengubahnya menjadi sosok yang kuat dan tegar. Sambil terus mencari identitas siapa gerangan orang tua kandungnya, Ria menjalani hidupnya dengan penuh senyuman. Karena derita dan luka sejatinya merupakan cambuk untuk menggapai hidup penuh kebahagiaan. [ ]

*******THE END*******

Purwokerto, 18 Maret 2011 on 13:14

BIODATA

Nama Chomsiyah. Mempunyai nama pena dan nama facebook Akhwatul Chomsiyah Firdausa. Beralamat di desa Panusupan, Rt 06 Rw 07, Kec. Cilongok, Kab. Banyumas 53162 Jawa Tengah. Pernah menempuh pendidikan di MI Ma'arif NU 01 Jatisaba lulus pada tahun 2004, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 02 Purwojati dan lulus pada tahun 2007. SMA di SMA Negeri 01 Salem lulus pada tahun 2010. Sekarang tengah menempuh pendidikan di sebuah lembaga pendidikan multi profesi satu tahun El Rahma Satria Purwokerto. Penulis dapat dihubungi lewat e-mail di ukhti.chomsiyah@yahoo.com dan ac.firdausa@klikedukasi.com serta via SMS atau Telephon di nomor 085742291676. Sebagaian karyanya pernah singgah di harian lokal Radar Tegal dan di blog http://klikedukasi.com serta blog pribadinya dengan alamat http://ac-firdausa.blogspot.com

Seberapa Pintarkah Anda?

Sebenarnya otak manusia sangat mudah terkelabui dengan proses yang ada. Sehingga dapat mempengaruhi hasil akhir yang dicapai. gak percaya? mari kita buktikan.

Dibawah ini ada empat ( 4 ) pertanyaan dan satu pertanyaan bonus. Jawablah semua dengan spontan tanpa banyak pikir. Cuma boleh berpikir sedetik, jawab segera. OK?

Ayo cari tahu, seberapa pintar anda… . Siap? GO!!!



Pertanyaan pertama: 
Anda ikut berlomba. Anda menyalip orang di posisi nomor dua. Sekarang posisi anda nomor berapa?

Jawaban: Jika anda menjawab Nomor Satu, anda SALAH BESAR! Jika anda menyalip orang nomor dua, sekarang andalah yang ada di posisi nomor dua! Jangan ngaco lagi, ya?.

Sekarang jawab pertanyaan kedua, tapi jangan berpikir lebih banyak daripada ketika menjawab pertanyaan pertama tadi, OK ?

Pertanyaan Kedua:
Jika anda menyalip orang di posisi terakhir, sekarang anda di posisi…?

Jawaban: Jika anda menjawab anda orang kedua dari terakhir, anda SALAH LAGI… Coba, bagaimana caranya menyalip orang TERAKHIR? Anda sebetulnya tidak terlalu pintar, ‘ kan?

Pertanyaan ketiga: Hitung-hitungan yang pelik!
Catatan: kerjakan di pikiran anda saja. JANGAN gunakan kertas atau pensil atau kalkulator. Cobalah. Ambil 1000 dan tambahkan 40 padanya. Sekarang tambahkan 1000 lagi.Sekarang tambahkan 30 . ! Tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 20. Sekarang tambahkan 1000 Sekarang tambahkan 10. Berapa totalnya? Apakah hasilnya 5000 ?

Jawaban yang benar adalah 4100. Kalau tidak percaya, cek dengan kalkulator! Hari apes, ‘kan?

Mungkin di pertanyaan terakhir anda bisa benar…….Mungkin.

Pertanyaan keempat:
Ayah Mary punya lima andak: 1. Nana, 2. Nene, 3. Nini, 4. Nono. Siapa nama anak kelima?

Apa anda menjawab Nunu? BUKAN! Tentu saja bukan. Anak kelima namanya Mary. Baca lagi pertanyaannya!

Okay, sekarang ronde bonus:
SEORANG bisu pergi ke toko dan ingin membeli sikat gigi. Dengan menirukan orang menggosok gigi, ia berhasil menyampaikan keinginannya pada penjaga toko dan ia berhasil membeli sikat gigi. …

Berikutnya, seorang buta masuk ke toko itu dan ingin membeli kacamata hitam, bagaimana DIA menunjukkan keinginannya?

Jawabannya adalah: Langsung aja ngomong, dia kan gak bisu …



sumber: klikedukasi.com

Menyembunyikan file ke dalam gambar

Tutorial kali ini kita akan membahas teknik steganografi yaitu menyembunyikan sebuah file ke dalam file gambar. Teknik Steganografi ini kabarnya digunakan para teroris untuk saling berkomunikasi untuk merencanakan pengeboman gedung WTC. Dan uniknya lagi, teknik ini baru diketahui oleh FBI setelah beberapa tahun peristiwa pengeboman itu berlalu.



Apaan tuh steganografi?



Menurut wikipedia Steganografi adalah seni dan ilmu menulis pesan tersembunyi atau menyembunyikan pesan dengan suatu cara sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorangpun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia di dalamnya. lebih jelasnya bisa anda telusuri sendiri disini

Sederhananya steganografi merupakan teknik untuk menyembunyikan tulisan atau file ke dalam sebuah file. bingung yak?

Coba bandingkan kedua gambar ini, apakah ada perbedaannya?


Jika dilihat sepintas, kedua gambar tersebut sama persis, gak ada perbedaan sama sekali. Sekarang coba anda simpan kedua gambar tersebut ke komputer anda, kemudian bandingkan ukuran (size) kedua file gambar tersebut. Gambar sebelah kiri yang bernamaklikedukasi.jpg berukuran 32,7 kb dan tidak saya manipulasi sedikitpun, sedangkan gambar sebelah kanan bernama hasil.jpg berukuran lebih besar dari gambar pertama yaitu 50,6 kb.

Anda bisa pastikan sendiri gambar di atas sama persis, yang membedakan hanya ukurannya. Kenapa bisa ukurannya berbeda? karena saya sudah menyisipkan satu buah file ke dalam gambar yang sebelah kanan.

Untuk membuktikannya gimana? Setelah anda simpan, coba anda klik kanan gambar yang bernama hasil.jpg kemudian open with winrar, atau bisa dengan cara merename nama hasil.jpg menjadi hasil.rar
Apa yang terjadi? anda akan melihat di dalam file tersebut ada file bernama logout.php. Nah loh keliatan kan ada file yang saya sisipkan. Oiya saya asumsikan di komputer anda sudah terinstall program winrar sebelumnya.

Trus bagaimana cara menyisipkan file ke dalam gambar tersebut? Sebenarnya sangat mudah, kita cukup menggunakan sedikit perintah yang ada di command prompt (CMD) windows.

Dalam uji coba kali ini saya hendak menyatukan file klikedukasi.jpg dengan file logout.php, nanti setelah disatukan akan menjadi file hasil.jpg seperti di atas.

Mari kita coba. ikuti step step berikut:

1. Buat folder bernama terserah anda, saya memberi nama folder ini steganografi letaknya di drive D:\>

2. Copy paste file gambar klikedukasi.jpg dan file php logout.php ke dalam folder tadi yang kita buat. Buatlah file steganografi.rar yang di dalamnya terdapat 2 buah file di atas. Biar lebih jelas saya kasih screenshot seperti di bawah.



3. Persiapan filenya sudah kita lakukan, kini saatnya masuk ke command prompt, buka cmd dengan cara tekan tombol window + R ketik cmd dan enter akan terbuka jendela command prompt seperti ilustrasi berikut
4. Masuk pada direktori tempat menyimpan folder steganografi tadi, saya menyimpannya di drive D, alamat lengkapnya seperti ini D:\steganografi.


:: Masuk terlebih dahulu ke drive D, kemudian pindah ke folder steganografi. Caranya ketik pada command prompt D: tekan enter
:: Kemudian pindah ke direktori steganografi dengan mengetik cd steganografi akhiri dengan enter

:: Kita sekarang telah berhasil masuk ke folder steganografi, ditandai dengan adanya tulisan D:\steganografi> di command prompt.

5. Nah sekarang saatnya kita memnyatukan dua file tadi. gimana caranya? ketik perintah berikut:
 copy /b klikedukasi.jpg+steganografi.rar hasil.jpg 
 Akhiri dengan menekan tombol enter. Gambar di bawah ini menunjukkan perintah yang kita gunakan dari langkah nomer 4 tadi.



Daaaaaan coba cek di folder steganografi kita, jika anda berhasil maka akan ada file bernama hasil.jpg dalam folder tersebut
--- Selesai ---

Teknik di atas bisa juga anda gunakan untuk menyembunyikan banyak file dalam satu file gambar. Saya pernah membuat file sejenis ini yang di dalamnya berisi beberapa program dan beberapa folder, file gambar yang saya buat itu besarnya mencapai 76 MB. 



Sumber: klikedukasi.com

Jumat, 09 Maret 2012

180 Degrees


Di sebuah rumah di desa kecil tinggal seorang anak pria dan ibunya. Si Anak ini sering sekali memperlakukan ibunya dengan semena-mena, bahkan sering mencacimakinya, baik di depan dia sendiri ato pun di depan orang bnyak. Ibu yang malang ini memang ada kelainan fisik, ia hanya mempunyai 1 bola mata saja. Anak ini tidak suka kalau ada orang lain ( teman-temannya ) yang tahu soal keadaan keluarganya, apalagi tentang ibu nya sendiri, secara dia adalah ibu kandungnya yang melahirkan dia ke dunia ini. Sampai suatu saat Sang Ibu datang ke sekolah si Anak untuk membawakan salah satu barang yang tertinggal. Akhirnya semua rahasia tentang keluarganya, terutama ibunya, terbongkar sudah. Semua teman-temannya akhirnya mengetahui bahwa ia mempunyai ibu yang *cacat*. Karena kejadian itu, Si Anak menjadi sangat malu kepada teman-temannya, tambah lagi kemarahan dia memuncak ke ibunya, saat itu juga masih di tempat yang sama, ia mencacimaki ibunya habis-habisan sampai Sang ibu terdiam tanpa kata. sejak saat itu, Si Anak kabur dari rumah dan meninggalkan ibunya yang malang itu.

Beberapa tahun kemudian, Si anak ini sudah menikah dan mempunyai satu anak. keluarga baru ini tinggal di suatu kota yang tak jauh dari tempat tinggalnya dulu. Setelah sekian lama Sang ibu mencari keberadaan anaknya yang telah kehilangan kontak dalam waktu yang lama. Suatu hari Sang ibu berhasil menemukan tempat tinggal Si anak, ia bertekad mengunjungi anaknya. Setelah sampai di depan rumah, ia mengetuk pintu, tiba-tiba pintu dibuka, yang membuka bukan Si anak, melainkan anak kecil yang tidak lain adalah anak dari Si anak kurang ajar itu - bisa diartikan cucu Sang ibu -. Spontan anak kecil itu menjerit ketakutan dan langsung menghampiri orang tuanya. Karena anak kecil itu terlihat ketakutan, otomatis orang tuanya langsung menanyai anaknya, '.. ada apa nak..?? koq kaya abis liat setan aja.... ' . jawab anaknya '.. humm...ma..pa...aku barusan liat ada nenek tua matanya cuma satu,,, hiiii... takut ma...' . Setelah anak itu selesai bicara, tiba-tiba ayah dari anak ini teringat akan sosok ibunya. Segeralah ia bergegas ke pintu, dan benar ternyata Sang ibu yang dulu pernah ia tinggalkan, Sebenarnya Sang ibu hanya ingin mengetahui kabar dari anak nya saja. Tapi kenyataan berkata lain, emosi Si anak mencapai klimaks, ia berkata pada ibunya untuk sama sekali jangan pernah ikut campur dan mencari tahu tentang keberadaan dirinya dan keluarga barunya. Mulai saat itu Sang ibu pergi dan tak pernah lagi berupaya untuk menemui Si anak yang tidak tahu diuntung itu.

Singkat cerita, setelah beberapa tahun, Si anak menghadiri resepsi pernikahan teman yang bertempat tinggal di dekat rumah ibunya dulu. Tiba-tiba sepintas teringat akan ibunya, karena kencangnya hasrat itu, ia langsung bergegas ke rumah ibunya dulu. Setibanya di rumah, dia kaget dan terheran karena rumah itu sungguh sepi dan nampak tak berpenghuni. Tiba-tiba ada salah seorang warga ibunya yang datang menghampirinya sambil berkata,' .. mas, Anda nyari sapa..?? nyari ibunya ya..??' jawab nya, ' .. iya bu.. saya cari ibu saya...' dijawab lagi sama tetangga tadi,'.. humm,mas,, ibu mu sudah lama meninggal karena sakit keras,. anak macam apa kamu ini, ibunya sakit bahkan sampai meninggal pun tak tahu.. dasar kau anak kurang ajar sepertinya.. ni ada titipan surat buatmu ni titipan ibumu yang terakhir sebelum ia meninggal.. ini ambilahhh...!!!' Si anak seketika itu juga terdiam kaku, terkaget mendengar kabar itu, masih sambil terkaget-kaget ia memberanikan diri untuk membaca surat pertama dan terakhir dari ibunya itu.. surat itu singkat, isinya demikian,

'....nak, ibu cuma mau menjelaskan satu hal ke kamu, ini soal mata ibu yang cuma satu ini, kamu tahu ga kenapa mata ibu cuma satu, gini nak, waktu kamu kecil , kamu mengalami kecelakaan ketika bermain dan mengakibatkan salah satu matamu pecah, waktu itu salah satu cara mengobatinya hanya cangkok mata, saat itu ibu memutuskan untuk memberikan satu bola mata ibu ke kamu, agar kamu nantinya ga jadi orang yang cacat. Maka itu mata ibu yang kamu tahu itu cuma satu... Terima Kasih anakku.. "

Bagai disambar petir, seketika itu juga Si anak ini menangis dan hatinya sepertinya hancur tak kuat menahan rasa bersalahnya. Ia benar-benar sangat terpukul dengan surat itu, ternyata ibunya yang sering dimaki-maki nya itu sangat berjasa besar buat hidupnya. Satu bola mata yang kini terpasang di mata nya, tak lain dan tak bukan adalah mata Sang ibu yang sudah sekian lama ia sia-siakan selama masa hidupnya. Hari ganti hari, minggu ganti minggu, sampai kira-kira setahun kemudian setelah ia terlarut dalam penyesalan dan rasa bersalahnya yang tak terkira. Ia punya satu niat untuk membalas kebaikan ibunya yang tak sempat ia lakukan sampai ibunya meninggal itu.

Singkat cerita, Si anak bertekad untuk memperhatikan orang-orang yang *cacat* ( kekurangan fisik ), sebagai wujud untuk membalas kebaikan ibunya dulu. Sampai-sampai ia bersama istrinya membangun satu tempat khusus bagi orang-orang *cacat*. di tempat ini mereka akan sungguh-sungguh diperhatikan, baik dari kesehatan sampai pembinaan ketrampilan agar walaupun *cacat* mereka tetap dapat menjalani hidup mereka selayaknya.

Orang dapat berubah 180 derajat ( dalam kasus ini ke arah yang baik ) karena suatu hal yang *BESAR*. tapi, akan kah kita berubah hanya jika kita sampai menemui hal *BESAR* seperti di atas tadi..????

Sumber at: http://www.hajsmy.us/2012/02/renungan-180-degrees.html

Seberapa Besarkah Kita di Dunia?

Ada yg tau gak seberapa besarkah diri kita di hadapan Tuhan?
Seberapa besarkah diri kita jika dibandingkan dengan alam semesta ini?
Silahkan simak video ini,



Betapa kerdilnya kita dibanding Alam Semesta Jagad alam ini...

Janganlah engkau merasa sombong dan angkuh hidup di Dunia..

Tubuhmu pun terdiri atas bermiliar-miliar atom yang elektronnya bergerak sesuai keseimbangan..

Bayangkan jika Tuhan memberhentikan sejumlah atom dalam tubuh kita apa yg akan terjadi?

Bayangkan jika Tuhan menghentikan peredaran galaksi, planet, dan bintang2nya apa yg akan terjadi?

Masihkah engkau SOMBONG? Engkau tidak ada apa-apanya di mata Tuhan

Sumber at: http://www.hajsmy.us/2012/02/renungan-power-of-ten-seberapa-besarkah.html

Google di tuntut gara-gara pakaian dalam

Seorang cewek Jepang menggugat raksasa internet tersebut gara-gara foto jemuran pakaian dalamnya di depan apartemen tampil di peta. Gambar tersebut diambil kendaraan Google Street View yang lewat di depan apartemennya. Bahkan, foto tersebut langsung dihapus saat perempuan Jepang itu mengajukan gugatan ke pengadilan pada Oktober yang lalu. Namun, ibarat nasi sudah menjadi bubur, perempuan itu telanjur merasa menjadi korban. Namun, menampilkan foto pakaian dalamnya, yang sedang dijemur di luar rumahnya, adalah perbuatan yang jelas salah,” ujar perempuan itu. Lagi-lagi layanan Street View di Google Map menuai masalah. Seorang perempuan Jepang menggugat raksasa internet tersebut gara-gara foto jemuran pakaian dalamnya di depan apartemen tampil di peta. Tidak terlalu besar sih, Google hanya digugat 600.000 yen atau sekitar Rp 69 juta.




Gambar tersebut diambil kendaraan Google Street View yang lewat di depan apartemennya. Seperti dilansir surat kabar lokal Mainichi, gambar tersebut menyebabkan stres dan tekanan psikologis yang sangat mendalam. “Saya diliputi ketakutan sehingga merasa diincar sebagai target kejahatan seksual,” kata perempuan tersebut dalam sidang pertamanya di Fukuoka pekan lalu. Bahkan karena terus dibayangi ketakutan, perempuan tersebut terpaksa keluar dari perusahaannya dan pindah tempat tinggal. Dalam gugatannya, ia menyatakan bahwa sejak melihat gantungan baju dalamnya menyebar di internet, penyakit obsessive-compulsive disorder pada dirinya semakin parah. Ia juga menjadi takut karena merasa bahwa segala hal pribadi yang dilakukannya dimata-matai. Google sendiri langsung menanggapi serius gugatan tersebut. Bahkan, foto tersebut langsung dihapus saat perempuan Jepang itu mengajukan gugatan ke pengadilan pada Oktober yang lalu. Namun, ibarat nasi sudah menjadi bubur, perempuan itu telanjur merasa menjadi korban. “Saya dapat memahami bahwa itu hanyalah sebuah foto. Namun, menampilkan foto pakaian dalamnya, yang sedang dijemur di luar rumahnya, adalah perbuatan yang jelas salah,” ujar perempuan itu.

Sumber at: http://www.hajsmy.us/2012/03/google-dituntut-gara2-celana-dalam.html

Begadang dan bangun kesiangan picu kanker hati

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT,GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm! Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).

Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.

Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Penyebab utama kerusakan hati adalah:
1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama
2. Tidak buang air di pagi hari Pola makan yang tidak beraturan
3. Tidak makan pagi
4. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan
5. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan
6. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat
menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun
seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi
penat,kecuali dalam kondisi tubuh yang fit
7. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan
mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu
juga, jangan disimpan

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.

Sebab: Malam hari pk 21.00 – 23.00: Adalah pembuangan zat-zat tidak berguna / beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Malam hari pk 23.00 - dini hari pk 01.00: Saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas

Dini hari pk 01.00 – 03.00: Proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur

Dini hari pk 03.00 – 05.00: De-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran

Pagi pk 05.00 – 07.00: De-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

Pagi pk 07.00 – 09.00: Waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 04.00 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang!

Sumber at: http://www.hajsmy.us/2011/09/khusus-yang-suka-begadang-baca-ini.html

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes